Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Februari 2010

Lagi Heboh, Beredar Foto Mesum Bupati dan Wakil bupati Pekalongan di Facebook "Qomariyah Ponco" [Hot Pic]

Pekalongan - Sebuah akun Facebook kembali membuat geger. Kali ini bukan soal kisah cinta antara dua ABG yang merepotkan orang tua masing-masing. Akun itu berisi gambar mesum Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Jawa Tengah.

Akun facebook tersebut bernama Qomariyah Ponco. Sekadar diketahui, Qomariyah tak lain adalah nama Bupati Pekalongan. Sedangkan Ponco adalah sang wakil bupati. Masing-masing bernama lengkap Siti Qomariyah dan Wahyudi Ponco Nugroho.

Di album foto akun tersebut, terdapat 22 foto seronok Qomariyah dan Ponco. Sebagian besar foto-foto itu memuat gambar Qomariyah hanya mengenakan pakaian dalam. Beberapa lainnya, lebih vulgar lagi.

Di album itu juga terdapat 2 foto Qomariyah yang sedang berdekapan mesra dengan Ponco. Di salah satu foto, keduanya tampak berpakaian lengkap. Namun di foto lainnya, mereka tampak berbusana minim.
Pada bagian motto tertera kalimat "Kemesraan modal awal membangun komitmen bersama untuk menjadi Bupati dan Wakil....berikut hobi menyalurkan birahi di hari valentine".

Keberadaan akun facebook ini tentu saja membuat geger warga Pekalongan. Sejumlah warga Pekalongan yang gemar berselancar di dunia maya mengaku kaget saat menemukan akun facebook tersebut.

"Saya sangat kaget karena foto tersebut sangat jelas. Warga Pekalongan tentu kenal siapa mereka (Qomariyah dan Ponco)," ujar Nuryanto (35), warga Desa Bojong, Kecamatan Bojong, Kamis (18/2/2010).

Belum bisa dipastikan siapakah pembuat akun facebook tersebut. Bukan tidak mungkin, akun tersebut sengaja dibuat untuk menyudutkan Qomariyah maupun Ponco. Qomariyah dan Ponco belum bisa dikonfirmasi mengenai hal ini. Nomor telepon selular keduanya saat dihubungi tidak aktif.

Berdasarkan catatan detikcom, peredaran foto-foto 'panas' keduanya bukan sesuatu yang baru. Hal serupa pernah terjadi pada tahun 2006 lalu, tepatnya menjelang pelaksanaan Pilkada Pekalongan. Saat itu Qomariyah dan Ponco merupakan salah satu pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.

Tapi kisah perselingkuhan tersebut tidak menjadi batu sandungan bagi keduanya untuk meraih posisi tertinggi di Kabupaten Pekalongan. Pasangan yang diusung PKB dan Partai Golkar ini tetap memenang pilkada dengan memperoleh 227.137 suara atau 52,23 persen. Dan setelah resmi menjadi bupati dan wakil bupati, keduanya juga tidak bercerai dengan pasangannya masing-masing.

sumber: detik
Read More >>

Rabu, 17 Februari 2010

Inilah Gaya Fenomenal Sri Gayatri, Selebriti di Berbagai Aksi Demo Bank Century [Hot Pic]

SRI GAYATRI namanya. Ia adalah salah satu selebriti di berbagai aksi demo bank Century. Gayatri adalah nasabah yang menjadi salah satu korban bank tersebut. Dalam berbagai aksinya, Gayatri dianggap fenomenal . Gayanya selalu menarik perhatian publik.
Gaya Cobek-cobek rujak cingur

Saat meminta dananya dicairkan, pasca bank diambil alih, misalnya ia melakukan segala cara, mulai dari menghentikan operasional bank sampai ‘membajaknya’. Dalam suatu aksi demonya yang lain, wanita yang tinggal di Kota Surabaya yang menyimpan uangnya sebesar Rp 2.8 milyar bahkan berjanji akan membelikan Presiden SBY pesawat pribadi
Gaya pasien merana


Gaya Bintang Iklan Mobil


Gaya Emak baru pake bedak


Gaya babi ngepet


Gaya demonstran seksi


Gaya preman bertatto yang lagi haus


Gaya Bunda Theresa


Gaya peragawati


Gaya peragawati mengibing mangsa
Read More >>

Minggu, 14 Februari 2010

Warga Arab Protes Pembangunan Museum Yahudi

YERUSALEM - Warga Arab di Yerusalem, Israel, mengadu kepada PBB untuk menggunakan pengaruhnya guna memberhentikan pembangunan sebuah museum Yahudi di daerah tersebut.

Sebenarnya tidak ada yang salah pembangunan museum itu, tetapi yang menjadi permasalahan bagi warga Arab adalah lokasi pembangunannya. Pasalnya, museum yang akan diberi nama Museum Toleransi ini justru dibangun di atas pemakaman muslim kuno di Yerusalem bernama Kompleks Muslim Mamilla.

Terdapat ratusan anggota keluarga warga Arab yang dimakamkan di Mamilla. Untuk itu mereka menentang keras pembangunan museum Yahudi itu. Warga Arab berpandangan, pembangunan museum di atas pemakaman muslim, merupakan sebuah ironi.

Dyala Husseini Dajani beserta suaminya, bersama 60 warga lainnya protes atas pembangunan museum ini. Bersama para pendemo lain, Dyala menandatangani petisi kepada PBB yang mengurusi kebebasan beragama. Aspirasi mereka adalah menekan Israel agar menghentikan pembangunan museum itu. Demikian diberitakan Timesonline.co.uk, Sabtu (13/2/2010).

"Peran PBB mungkin terbatas, tetapi tidak mereka dapat menyelidiki dan membawa masalah ini menjadi sebuah kekhawatiran dunia," ucap pengacara pihak pendemo Diana Buttu.

Tetapi pihak Simon Weisenthal Centre, sebagai sponsor dari pembangunan museum ini, membela diri. Menurut mereka pembangunan museum ini membantu promosi keberadaan masyarakat Yerusalem yang beragam.

"Semua warga Israel, Yahudi maupun non-Yahudi merupakan penyumbang sebenarnya dari museum Toleransi ini," ungkap Rabi Marvien Hier yang juga pendiri dari Simon Weisenthal Centre.

Tetapi suara keberatan semakin lantang terdengar, setelah seorang arkeolog Universitas Tel Aviv Raphael Greenberg menyatakan, sekira 800 kuburan berada di kompleks pemakaman tersebut. Greenberg pun meminta pembangunan museum untuk dihentikan.

Meski usulan untuk memindahkan jasad yang berada di makam diutarakan, tetap saja warga Arab menolak usulan itu. Mereka tetap bersikeras jika pembangunan museum di atas makam mengganggu tradisi mendoakan nenek moyang mereka yang sudah dimakamkan sejak lama di komplek tersebut.
Read More >>