Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

Tips Aman dan Nyaman Puasa Bagi Penderita Maag

Tips Aman dan Nyaman Puasa Bagi Penderita Maag - Berpuasa, berarti mengubah pola hidup, terutama pola makan. Saat berpuasa, kita hanya boleh makan pada waktu sahur dan buka puasa.Perubahan pola makan saat berpuasa dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, bahkan diyakini mampu mengendalikan penyakit tertentu.Beberapa penelitian menunjukkan berpuasa memberikan keuntungan bagi tubuh, yang tidak diperoleh ketika tidak sedang berpuasa.
Punya sakit maag? tak usah ragu untuk berpuasa
Punya sakit maag? tak usah ragu untuk berpuasa
Namun, bagi orang-orang yang memiliki catatan kesehatan tertentu, berpuasa mendatangkan kekhawatiran. Pasalnya ada beberapa penyakit yang rentan terkena masalah bila diajak berpuasa oleh pengidapnya. Saat jam biologis tubuh manusia bergeser pada waktu menjalankan ibadah puasa, belum tentu tubuh bertoleransi. Apalagi bagi para pengidap penyakit yang ketergantungan dengan jadwal makan dan minum obat. Biasanya, para pengidap penyakit maag, diabetes atau kencing manis, dan jantung paling sering mempertanyakan, apakah mereka bisa menjalankan ibadah puasa seperti orang lain?
Pola berpuasa yang aman bagi penderita maag
Sakit maag disebabkan gangguan pada lambung, akibat tidak terkontrolnya produksi asam lambung. Kondisi asam lambung yang tak seimbang ini menimbulkan gejala tidak enak seperti perut terasa kembung, perih, mual, sering bersendawa, pada tahap tertentu diikuti muntah. Pada keadaan cukup parah bahkan dapat menimbulkan pendarahan pada lambung dan pingsan.
Biasanya dipicu oleh pola makan yang tidak teratur atau karena faktor emosional seperti stres yang menyebabkan peningkatan asam lambung hingga mengikis lapisan lambung.
Orang yang mengidap maag biasanya disarankan menjalani pola makan teratur, tiga kali sehari ditambah selingan makanan kecil, dan tidak boleh menunda jadwal makan. Karena itulah, para penderita maag sering ragu, bagaimana menjalankan ibadah puasa, yang memaksa mereka mengubah pola makan.
Pada prinsipnya, secara umum penderita maag boleh menjalani ibadah puasa, apalagi bila penyakit maag itu hanya gangguan fungsional dan masih dalam tahapan ringan. Yang tidak disarankan untuk berpuasa adalah mereka yang telah sampai pada tahap parah, misalnya mengalami muntah-muntah dan pendarahan.
Bagi mereka yang masih bisa berpuasa, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Pada intinya konsep makan bagi penderita maag adalah makan dengan sering namun porsinya sedikit-sedikit.
Dan ada strategi dalam pengaturan makanan saat santap sahur dan berbuka puasa untuk mengurangi gejala maag.Saat sahur, jangan makan terlalu kenyang, yang penting cukup mengandung karbohidrat dan lauk-pauknya. Pada waktu berbuka puasa, makan secara bertahap. Awali dengan makanan ringan dan cairan seperti teh manis dan sepotong kue. Selingi dengan sholat maghrib, baru makan berat.
Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita maag:
  1. Makanan dan minuman yang terlalu banyak mengandung gas dan serat seperti sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, dan minuman bersoda.
  2. Makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung seperti kopi, minuman beralkohol, sari buah sitrus.
  3. Makanan yang sulit dicerna dan dapat memperlambat pengosongan lambung. Makanan jenis ini, seperti kue tart, keju, makanan berlemak, dan cokelat, dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung dan berakibat meningkatnya asam lambung.
  4. Makanan yang mengandung cuka pedas dan merica yang dapat merusak dinding lambung.
sumber
Read More >>

Tips Puasa Bagi Pengidap Diabetes (Kencing Manis)

Tips Puasa Bagi Pengidap Diabetes (Kencing Manis) - Pertanyaan yang hampir sama juga banyak dilontarkan para pengidap diabetes melitus atau kencing manis. Pertimbangan berpuasa bagi penderita diabetes melitus (DM) agak lebih rumit dan memerlukan campur tangan medis. Pasalnya, para penderita DM harus menata diet dan menakar obat sedemikian rupa untuk mempertahankan kadar glukosa dalam darah mereka selama berpuasa.
Syarat seorang penderita DM boleh berpuasa, kadar glukosanya tidak boleh lebih dari 200 mg/dl
Syarat seorang penderita DM boleh berpuasa, kadar glukosanya tidak boleh lebih dari 200 mg/dl
Bila kadar glukosa dalam darah tinggi tapi tubuh tidak memiliki cadangan glikogen, tubuh akan mengambil dari lemak. Nah, lemak yang dibakar akan meningkatkan tingkat keasaman darah, yang menyebabkan munculnya komplikasi. Sebaliknya, bila kadar glukosa terlalu rendah, dapat menyebabkan si penderita mengalami hipoglikemi dengan gejala lemas, keringat dingin, gemetar, dan ketidaksadaran. Hipoglikemi biasa terjadi pada sore hari. Dalam kondisi seperti itu, berpuasa tidak mungkin dilakukan, karena pasien harus diberi pertolongan pertama dengan minum atau makan makanan manis.
Tip-tip berpuasa bagi penderita DM:
  1. Syarat seorang penderita DM boleh berpuasa, kadar glukosanya tidak boleh lebih dari 200 mg/dl.
  2. Jika penderita DM mengonsumsi obat, sebaiknya minta resep obat yang memiliki dosis paling besar yang bisa dikonsumsi saat berbuka dan dosis paling kecil diminum saat sahur.
  3. Untuk membatalkan, penderita DM sangat dianjurkan untuk mengonsumsi teh manis hangat atau minum air hangat yang diberi gula. Tujuannya, agar kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak terlalu tinggi.
  4. Pilih makanan dan minuman manis seperti sirup, kurma, kolak sebagai pembuka, baru dilanjutkan makanan berat.
  5. Banyak konsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung air. Pilih buah seperti pepaya, belimbing, melon, semangka.
  6. Segeralah membatalkan puasa bila terjadi hipoglikemi, keadaan saat glukosa dalam darah di bawah angka 60 mg/dl. Tanda-tanda terjadinya hipoglikemi antara lain si penderita tampak gelisah, berkeringat dingin, gemetar, berdebar-debar, kesemutan pada lidah atau bibir, dan penglihatan ganda.
sumber
Read More >>