Tampilkan postingan dengan label Dunia Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Alam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2010

Harimau langka, Dahan Sundaland Tertangkap Kamera

Harimau dahan sundalan, yang baru-baru ini tertangkap kamera digambarkan sebagai spesies baru kucing besar.
Setelah diteliati oleh para peneliti dari dermakot forest, Malaysia, macan tutul sundalan yang baru dinyatakan sebagai spesies yg langka tiga tahun yg lalu. Hewan ini merupakan salah satu dari seluruh spesies kucing yg langka. Dua kucing lainnya yg juga tergolong langka adalah kucing hutan dan kucing merah juga sempat tertangkap oleh kamera.
"Harimau dahan adalah salah satu spesies kucing yg sulit ditangkap. Mereka sulit dijumpai," kata Andreas Wilting dari Leibniz institute, Zoo and wild research di Jerman. Selama 11 bulan melakukan survei, hanya sekali mereka bertemu secara kebetulan dengan harimau dahan sundalan yg tengah berjalan di lintasan kendaraan mereka.



























Pada tahun 2006, seorang turis sempat mengabadikan harimau dahan sunda ini dalam bentuk video berdurasi 30 detik tetapi video itu tidak pernah dipublikasikan.
Harimau ini lebih dikenal dengan nama harimau dahan sunda (Neofeis Diardi), tapi orang sering kali menyebutnya sebagai harimau dahan borneo. sejak 2008, IUCN telah memasukannya kedalam daftar hewab yang terancam punah.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mamalia
Ordo: Carnivora
Famili: Felidae
Subfamili: Pantherinae
Genus: Neofelis
Spesies: N. diardi

The Bornean Clouded Leopard (Neofelis diardi) adalah berukuran sedang kucing liar yang ditemukan di Kalimantan, Sumatra dan Kepulauan Batu di Kepulauan malay dan dipublikasikan di bawah nama oleh World Wildlife Fund for Nature (WWF) pada tanggal 14 Maret 2007. Mantel yang ditandai dengan berbentuk tidak teratur, gelap bermata oval yang dikatakan berbentuk seperti awan, maka nama yang umum. Meskipun para ilmuwan telah diketahui keberadaannya sejak awal abad ke-19, itu positif diidentifikasi sebagai spesies yang berbeda di dalam dirinya sendiri pada tahun 2006, setelah sejak lama diyakini sebagai subspesies dari daratan Macan dahan (Neofelis nebulosa). WWF dikutip Dr Stephen O'Brien dari Institut Kanker Nasional Amerika Serikat mengatakan, "Hasil penelitian genetik secara jelas menunjukkan bahwa macan dahan di Borneo harus dianggap sebagai spesies terpisah".



Anatomi dan morfologi
The Bornean Clouded Leopard memiliki kekar membangun, dengan berat sekitar 25 kg (55 pon). Ini adalah predator terbesar di Borneo. Mayoritas mangsanya hidup di pepohonan, sehingga diperlukan keterampilan memanjat yang bagus. Pendek, fleksibel kaki, kaki besar, dan tajam cakar, kucing besar ini sangat yakin-footed. Para gigi taring panjang dua inci, secara proporsional lebih lama daripada orang lain yang masih ada kucing. Ekornya dapat tumbuh menjadi sepanjang tubuhnya, membantu keseimbangan.

Distribusi
The Bornean Clouded Leopard's rentang adalah Kalimantan dan Sumatra di Malay Archipelago. Spesies ini sebelumnya ditemukan di Jawa, namun belum tercatat di sana sejak Neolitik kali.

Habitat
N. diardi's disukai habitat hutan tropis dan subtropis pada ketinggian hingga sekitar 2.000 meter (6.500 kaki).

Perilaku
Kebiasaan dari Macan dahan Kalimantan sebagian besar tidak diketahui karena binatang itu rahasia alam. Diasumsikan bahwa umumnya merupakan makhluk soliter.

Etimologi dan sejarah taksonomi
Walaupun namanya, Macan dahan Kalimantan tidak berhubungan dekat dengan macan tutul. Spesies ini bernama Neofelis diardi untuk menghormati naturalis dan penjelajah Perancis Pierre-Médard Diard; di abad ke-19 Felis diardii menandai Macan dahan / Bornean Clouded Leopard, bahasa sehari-hari "Diard's Cat". Nama setempat, "Macan Dahan" dalam bahasa Indonesia dan "Harimau Dahan" di malay (juga dilaporkan secara historis di Sumatra), berarti "macan dahan pohon".
Read More >>

Selasa, 23 Februari 2010

Jamur Asal Brazil yang Bisa Menyala

Beberapa jenis jamur yang tumbuh di hutan tropis Taman Wisata Nasional Lembah Ribeira, dekat Sao Pulo, Brazil memendarkan cahaya saat sekitarnya gelap. Jamur-jamur tersebut memiliki kemampuan bioluminescent karena reaksi kimia di tubuhnya menghasilkan cahaya berwarna hijau.

Jamur-jamur yang ditemukan di Brazil itu termasuk dalam genus Mycena. Di seluruh dunia terdapat sekitar 500 jenis jamur yang masuk ke dalam genus ini, tapi hanya 33 persen yang memiliki kemampuan bioluminescent.

Ada lebih dari 10 jenis jamur bioluminescent yang baru ditemukan di Brazil sejak 2002, empat di antaranya merupakan spesies yang belum diketahui sebelumnya. Temuan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan Cassius Stevani, profesor kimia dari Universitas Sao Paulo, Dennis Desjardin, profesor ilmu jamur dari Universitas Negeri San Fransisco California, dan Marina Capelari dari Institut Botani Brazil.



"Penemuan ini telah menambah jumlah jamur berpendar, yang diketahui sejak 1970-an, menjadi 30 persen lebih banyak," ujar Stevani.

Jamur-jamur tersebut memiliki kemampuan bioluminescent karena reaksi kimia di tubuhnya menghasilkan cahaya berwarna hijau.






Read More >>

Senin, 22 Februari 2010

Foto seekor semut mengangkat beban 100 kali lipat berat tubuhnya [Aneh]

Foto seekor semut mengangkat beban 100 kali lipat berat tubuhnya mendapat hadiah pertama dalam kontes fotografi ilmiah.Gambar itu menunjukkan seekor semut pemintal Asia bergantung dari permukaan yang terbuat dari kaca dan menggigit beban seberat 500mg.

Foto itu diambil oleh seorang spesialis zoologi Dr Thomas Endlein dari Universitas Cambridge ketika dia sedang meneliti kaki lengket binatang serangga itu

Dr Endlein memenangkan voucher untuk membeli alat fotografi senilai £700 atau sekitar Rp 10 juta dari Dewan Ilmu Bioteknologi dan Biologis Inggris.

Penelitian itu menunjukkan bagaimana semut mengubah ukuran dan bentuk cakarnya agar mereka dapat mengangkat beban yang lebih berat.

Dia berharap penelitian itu dapat membantu para ilmuwan mengembangkan lem yang lebih baik."Cakar-cakar kecil di kaki semut dapat membersihkan diri dan dapat menempel ke permukaan jenis apapun," katanya.

"Tidak ada lem buatan manusia atau sistem perekat lain yang bisa menandinginya. Memahami bagaimana binatang bisa mengendalikan sistem perekat membantu kita mengembangkan perekat yang lebih baik di masa mendatang."
Read More >>

Minggu, 21 Februari 2010

Jurupa Oak, Tumbuhan Tertua di Dunia Berumur 13 Ribu Tahun

Peneliti menemukan sejenis tumbuhan yang hidup sejak zaman es. Jenis pepohonan tersebut masih kuat bertahan hidup hingga sekarang, pada lahan gersang di California.




Pohon yang kemudian dinamakan Jurupa Oak tersebut diyakini telah berusia sekira 13.000 tahun, sehingga membuatnya menjadi tumbuhan hidup tertua di dunia.

Jurupa Oak terdiri dari kumpulan semak-semak belukar. Para ilmuwan meyakini hal tersebut merupakan efek dari perubahan suhu yang sangat ekstrim saat mereka melakukan regenerasi. Demikian keterangan yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (29/12/2009).

Tumbuhan tersebut termasuk dalam spesies Quercus palmeri atau Oak Palmer. Nama tersebut didapat dari nama sebuah bukit tempat spesies tanaman tersebut tumbuh.

Spesies ini juga diketahui dapat tumbuh di wilayah yang lebih dingin dan basah. Lokasi tak umum tempat Jurupa tumbuh, menjadi petunjuk pertama bagi tim peneliti bahwa tumbuhan tersebut memiliki asal usul yang tidak biasa.

"Jurupa Oak tumbuh secara normal di dataran yang lebih tinggi yang bersuhu lebih dingin, serta iklim yang lebih basah," kata pimpinan studi Jeffrey Ross-Ibarra.

Peneliti juga menemukan bahwa oak tersebut tidak memproduksi benih ataupun buah. Hal ini menandakan Jurupa Oak memiliki cara yang tidak biasa untuk berkembang biak.

Uji coba genetik memperlihatkan bahwa kumpulan batang semak yang berantakan pada Jurupa Oak merupakan individu tunggal yang berkembang biak dengan cara mengkloning diri.
Read More >>

Sabtu, 20 Februari 2010

Riana: Wanita Paling Berani di Dunia Yang Tinggal Dengan 11 Fiela [Cheetah]

Riana mendapatkan cheetah pertamanya yang bernama Fiela pada 2006. Waktu itu ia sadar bahwa hewan dengan kecepatan lari luar biasa itu sedang menuju kepunahan. Di seluruh Afrika hanya tersisa 1.000 ekor. Demi mengabdikan diri pada kelangsungan hidup Fiela, ia keluar dari Departemen Kehakiman, pekerjaan yang sudah digelutinya selama 22 tahun.

Setelah itu ia bekerja sementara di sebuah ranch permainan dan di tempat ia bisa memelihara Fiela. Riana baru bisa mewujudkan keinginannya setelah membentuk FFCBP, untuk memastikan kemampuan bertahan hidup cheetah-cheetah sebatang kara itu dalam jangka panjang, berikut ekosistemnya. Di rumah yang menjadi kediaman Riana itu, hewan-hewan itu dianggap sebagai keluarga dan di sana mereka bebas mengaum sesuka hati.

Dari Fiela, kemudian terus berdatangan binatang-binatang lain hingga jumlahnya mencapai 11 ekor. Di tempat penampungan seluas 1 hektare itu, para pengunjung bisa bertemu Fiela dan hewan-hewan lain. Mereka bisa berinteraksi, seperti berfoto bareng. Bahkan tak jarang ada yang memanfaatkan hewan-hewan itu untuk menambah keunikan foto-foto pernikahan.

Meski hubungan batinnya dengan hewan-hewan itu sudah demikian dekat, Riana harus melepaskan mereka ke alam bebas suatu saat nanti, ketika mereka sudah bisa mengurus diri sendiri. “Di tempat penampungan, biasanya induk meninggalkan satu atau dua anaknya. Jadi ketika mereka masih kecil ya saya yang memberikan susu lewat botol, siang dan malam,” kata Riana.

Ketika masih kecil, anak-anak cheetah itu tidur di keranjang khusus, tetapi ketika sudah besar mereka tidak ragu-ragu mendobrak kamar Riana dan naik ranjang. Kadang mereka juga bertingkah ketika lapar.

Mereka bisa saja tiba-tiba naik meja dan menggigit apa saja yang ada di atasnya. Untunglah dua anjing Riana tidak termasuk dalam daftar menu binatang-binatang buas itu. Bahkan tak jarang mereka saling berebut makanan atau bermain bersama.

Read More >>

Kamis, 18 Februari 2010

Aneh ,Ada Software Pengusir Nyamuk

Pernahkah Anda merasa terganggu oleh nyamuk saat “berkomputer ria”? Jika Ya, maka pasti yang anda lakukan yaitu mengusir nyamuk – nyamuk tersebut dengan cara memukul – mukul bagian tubuh yang digigit ataupun memasang alat pengusir nyamuk elektrik / bakar. Namun bagi saya hal itu terlalu melelahkan dan rumit (apalagi pakai obat nyamuk bakar). Bau2 gak enak pasti mengganggu (terutama bagi yg alergi)...

Ternyata ada cara mudah untuk mengusir nyamuk. Secara tidak sengaja saya menemukan software gratis yang namanya “Anti Mosquito”. Pada deskripsinya, hanya dijelaskan bahwa software ini dapat mengusir nyamuk yang menggangu saat anda “berkomputer”. Awalnya saya kira software ini hanyalah gurauan dan tidak serius. Apalagi dilihat dari ukurannya yang sangat kecil, 124.65 KB. Namun setelah saya coba tidak ada satupun nyamuk yang menyentuh kulit saya. Memang sih, karena hanya dicoba sekali belum terbukti keampuhanya.

Penjelasan ilmiahnya:

Program ini mengeluarkan suara pada frekuensi 16000Hz sampai 20000Hz yang melebihi frekuensi suara yang dapat didengarkan oleh manusia. Namun hewan peliharaan dan hewan lainnya dapat mendengarkannya.

Suara tersebut menghasilkan efek yang tidak disenangi oleh nyamuk dan hama lain yang membuat mereka tak terkendali saat terbang.


Kurang lebih seperti itu.. Cepat dan mudah kan. (Tinggal double klik sudah nyala, kalau mau lebih praktis, bisa pilih Run on Startup). Dan yang paling penting bebas bau2an..


Silahkan download disini
Read More >>

Selasa, 16 Februari 2010

Pulau-pulau Pribadi Milik Selebritis Dunia

Rata-rata para selebritis top dunia memiliki pulau. Sebab bagi mereka memiliki pulau bukan hanya untuk menjaga privasi tapi juga lambang status atau symbol status. Pulau merupakan ‘kerajaan’ mereka, di mana bebas berbuat apa saja tanpa ada yg melarang. Berikut ini adalah para public figure yang memiliki pulau tempat mereka ‘bersembunyi’ dari sorotan mata dunia. Memang tidak semua dipublikasi di sini karena keterbatasan tempat, tapi pastinya, ini semua adalah yang terbaik.

Berbicara pulau pribadi, tidak ada ragu-ragu bahwa Richard Branson adalah rajanya. Pengusaha kaya raya dan paling flamboyant di Inggris ini adalah ‘raja’ Necker dan Moskito yang berada di Laut Caribbean. Pulau itu telah disulapnya menjadi tempat peristirahatan mewah dan sangat memanjakan pemilik juga para tamu yang datang.

Necker Island adalah firdaus pribadi seluas 74 hektar dikeliling laut biru dengan deretan batu karang dan pantai putih bersih. Pulau ini sering juga disewakan. Pulau lainnya milik Richard adalah Moskito seluas 120 hektar juga di Caribbean. Pulau ini belum lama dibelinya dengan harga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 100 miliar. Tak hanya dua pulau itu, Richard kemudian kembali belanja pulau kali ini Makepeace Island, Noosa River dan Island of England, Dubai.

Pengusaha ini memang luar biasa. Dia bukan sekadar berfoya foya dalam membeli pulau, tapi pulau pulau itu pun dikomersilkannya untuk mendatangkan pundi-pundi. Tentunya setelah pulau itu dipoles dengan segala fasilitas canggih dan nyaman.

Gwyneth Paltrow kadang menghabiskan tiga hari dari waktunya untuk bersembunyi di pulaunya, salah satu yang terdapat di kepulauan Caribbean.. Di sana dia merasa bebas dan sangat menikmati kebebasannya. Di sana ia baru percaya kenapa orang yang merasakan ‘surga’ Caribbean tidak ingin kembali.


Johnny Depp – Little Halls Pond Cay, Bahamas


Mel Gibson – Mago Island, Fiji


David Copperfield – Musha Cay, Bahamas


Leonardo DiCaprio – Blackamore Cay, Belize


Shakira – Bonds Cay, Bahamas


Nicholas Cage – Leaf Cay, Bahamas


Eddie Murphy – Rooster Cay, Bahamas
Read More >>

Inilah 10 Bencana Alam Terdahsyat Yang Menghancurkan Amerika

Dalam catatan sejarah, kegagalan manusia untuk berusaha menguasai alam telah mengakibatkan berbagai konsekuensi mengerikan, mulai dari hancurnya perekonomian hingga hilangnya ribuan nyawa. Walaupun teknologi pada zaman modern seperti sekarang sudah sangat maju, kekuatan alam tetap berada di atas kuasa manusia dari waktu ke waktu. Berdasarkan pertimbangan sisi kemanusiaan dan perekonomian, berikut adalah sepuluh bencana alam terburuk yang pernah melanda Amerika Serikat.

1. Tri-State Tornado - 18 Maret 1925
Selama lebih dari tiga setengah jam, Tri-State Tornado menjadi tornado paling mematikan yang merobek-robek daratan utama AS. Tornado ini membunuh 700 orang dan menghancurkan lebih dari 15.000 ribu rumah di wilayah Illinois, Indiana, dan Missouri. Setelah bencana ini, pemerintah setempat mulai mengembangkan sistem peringatan tornado yang diharapkan dapat menekan angka kematian jika bencana kembali datang.


2. Kebakaran Peshtigo - 8 Oktober 1871
Kebakaran yang tidak terlalu menyorot perhatian publik di wilayah Wisconsin dan terjadi bersamaan dengan Kebakaran Hebat Chicago ternyata menjadi kebakaran paling mematikan pada tahun itu. Kota Peshtigo, kota yang dilanda kekeringan itu dilalap si jago merah ketika angin kencang membawa api-api kecil dari padang yang terbakar. Api yang semakin tak terkendali terus merembet dan mencapai sisi lain dari sungai Peshtigo, membuat kota tersebut terperangkap dari dua sisi. Saat api berhasil dijinakkan, 1200 orang tewas dan dua belas kota hangus terbakar.


3. Banjir Johnstown - 31 Mei 1889
Pada akhir abad 19, komunitas industri kecil di Johnstown, Pennsylvania memperoleh reputasi sebagai produsen besi baja berkualitas tinggi. Semua ketenaran itu tersapu bersih saat bendungan South Fork yang kurang terawat di atas gunung, sekitar 14 mil dari kota, bobol akibat hujan yang terus menerus turun. Air sebanyak 20 juta ton menghancurkan kota Johnstown dengan kekuatan setara dengan air terjun Niagara. Banjir ini membunuh 2209 orang dan menenggelamkan 1600 rumah.


4. Gelombang Panas 1988 - Musim Panas 1988
Kekeringan yang melanda dan menghancurkan perekonomian agrikultur AS semakin diperburuk oleh serangan gelombang panas pada 1988. Kerugian pada sektor agrikultur akibat bencana ini melebihi US$ 61 miliar. Kondisi kekeringan ini memicu kebakaran yang melanda Taman Nasional Yellowstone dan Gunung Rushmore pada musim panas 1988. Sekitar 5000 hingga 10000 orang terkena berbagai komplikasi kesehatan akibat panas yang sangat menyengat ini.


5. Gelombang Panas 1980 - Musim Panas 1980
Serangan gelombang panas di tahun 1980 terbukti menjadi salah satu kondisi cuaca terburuk dalam sejarah AS. Temperatur bertekanan tinggi melanda pusat AS dan AS bagian selatan, menekan suhu hingga mencapai 90 derajat Fahrenheit (32,2 derajat Celsius). Sebanyak 10000 orang meninggal dunia akibat hawa panas dan berbagai penyakit dari stres berkepanjangan. Kerusakan agrikultur diestimasi sebesar US$ 48 miliar.


6. Angin Topan Okeechobee - 16 September 1928
Saat para penghuni Lake Okeechobbee yang tengah mengungsi mengetahui angin topan yang diprediksi tidak datang sesuai jadwal, mereka pun kembali pulang. Namun sial melanda pada sore hari menjelang malam pada tanggal 16 September. Badai tersebut ternyata datang. Angin topan berkecepatan 140 mph (225 kph) itu menghancurkan kota kecil di pinggir danau dan menyebabkan banjir hebat selama berminggu-minggu. Sekitar 2500 nyawa melayang akibat musibah ini.



7. Kebakaran dan Gempa Bumi Dahsyat San Francisco
Penduduk San Francisco terbangun di pagi hari oleh gempa bumi berkekuatan 7,7 hingga 7,9 skala Richter yang berlangsung kurang dari satu menit. Walau hanya sebentar, gempa ini mengakibatkan kebakaran hebat di berbagai penjuru kota selama empat hari berturut-turut. Tak hanya merusak saluran gas kota, gempa juga merusak jaringan air bawah tanah.

Pemadam kebakaran pun kesulitan karena kekurangan air. Saat api berhasil dipadamkan, 3000 nyawa melayang dan lebih dari 500 blok terbakar. 225.000 orang yang berhasil selamat, harus menerima kenyataan pahit menjadi tunawisma.


8. Debu Dust Bowl - Awal 1930
Pada awal 1930, padang Great Plains adalah surga para petani. Permintaan akan gandum yang terus meningkat memaksa para petani untuk lebih menggarap lahan gembur di wilayah selatan padang tersebut. Tanah yang terus menerus digarap menyebabkan erosi, karena akar rumput dan pohon yang ada di Great Plains digantikan oleh bibit gandum.

Bencana yang sebenarnya terjadi pada saat kekeringan melanda. Lapisan luar tanah ternyata berubah menjadi debu dalam jumlah masif dan tersapu oleh angin kencang ke arah timur, menyebabkan langit sekitar hingga kawasan pantai Atlantik menjadi gelap. Hampir sebagian besar hasil cocok tanam hancur oleh musibah ini. Sementara para petani yang berjumlah sekitar setengah juta orang, kehilangan pekerjaannya.


9. Badai Katrina - 29 Agustus 2005
Badai Atlantik yang semua dikategorikan sebagai badai kategori 1 ini ternyata menjadi musibah pantai terburuk dalam sejarah AS. Badai Katrina menyapu bersih kawasan pantai Louisiana dengan kecepatan 125 mph (201,1 kph), merusak tanggul pelindung New Orleans, dan menenggalamkan 80 persen kota sekitar. Katrina membunuh sekitar 1836 orang dan menyebabkan kerusakan senilai US$ 125 miliar.


10. Badai Galveston - 8 September 1900
Galveston dikenal pada akhir abad ke-19 sebagai "Mutiara Texas" hingga akhirnya dilanda bencana alam terdahsyat sepanjang sejarah AS. Badai kategori 4 dengan kecepatan 135 mph (217,26 kph) menghantam kota terbesar Texas penghasil kapas ini pada pagi hari, menghancurkan hampir semua bangunan dengan gelombang air setinggi 15 kaki.

Pada petang hari setelah musibah tragis itu, seluruh pulau tenggelam, bak Atlantis. Sekitar 8000 orang dinyatakan hilang. Walaupun kota ini berhasil dibangun kembali, kesejahteraan kota yang memiliki reputasi sebagai "New York kawasan Selatan" ini tidak pernah datang lagi.
Read More >>

Senin, 15 Februari 2010

Fenomena menara badai pasir

Sebuah mobil Ford Explorer berada tak jauh dari jalur neraka menara angin yang membawa pasir Kansas, sebuah gambar yang tidak terlupakan. Foto luar biasa ini menggambarkan sebuah badai angin setinggi 4000 kaki yang membawa butiran-butiran pasir. Foto ini diambil oleh seorang "pengejar badai" paling termashyur di Amerika bernama Jim Reed.

Reed telah telah mendokumentasikan fenomena alam di Amerika selama 15 tahun. Foto ini muncul pada majalah National Geographic terbitan Juni 2009. Ford Explorer itu adalah miliknya yang digunakan untuk mengejar badai di seluruh Amerika selama lebih dari satu setengah dekade.

Fenomena badai ini sering disebut dengan "Landspout" atau "semburan tanah". Tornado ini terbentuk lewat badai petir atau awan kumulus yang membentuk menara. Umumnya fenomena ini berlangsung singkat. Foto-foto diatas diambil pada tanggal 8 Mei 2008. Tornado itu hanya satu dari 187 tornado yang menyerang Kansas pada tahun 2008.
Read More >>

Lumpur Lapindo Jadi Perhatian Dunia

Apakah bencana lumpur Sidoarjo atau lumpur Lapindo yang dimulai 29 Mei 2006 lalu dan masih berlangsung sampai sekarang merupakan persoalan rakyat Indonesia atau persoalan dunia? Pertanyaan itu mengemuka pada diskusi yang bertajuk "Living With The Earth" pada Sabtu akhir pekan kemarin di Museum Contemporary Art, Sydney, Australia. Diskusi itu berkaitan dengan pemutaran perdana film dokumenter bertajuk Mud Max: Investigative Documentary Sidoarjo Mud Volcano Disaster.
Banyak pihak di Tanah Air menyakini bahwa lumpur Sidoarjo merupakan peristiwa atau musibah yang terjadi akibat kesalahan prosedur pengeboran yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas. Namun, sekarang ini tidak sedikit pula yang yakin bahwa musibah itu merupakan bencana alam yang tidak mungkin dapat dielakkan.
Namun, dari diskusi yang dilaksanakan oleh Immodicus, perusahaan pembuat film dokumenter Mud Max, yang menghadirkan pakar-pakar geologi dari Universitas Universitas Arizona, Amerika Serikat, yakni Profesor Jonathan Fink, Profesor Amanda Clarke dan Prof Hilairy Harrtnett Phd, dan Dr Adriano Mazzini periset dari Universitas Oslo, serta Profesor Ross Griffiths, Kepala Penelitian Geofisika dan Ilmu Bumi Universitas Nasional Australia, terdapat sebuah kesimpulan, tidak perlu mencari siapa yang bersalah dalam peristiwa alam itu. Yang dibutuhkan adalah bagaimana rakyat Indonesia dapat hidup bersama dengan bencana lumpur.

Fenomena alam
Konsulat Jenderal Indonesia di Sydney Sudaryomo Hartosudarmo juga mengatakan, biarlah kontroversi penyebab bencana itu terus terjadi. Yang diperlukan adalah bagaimana para ahli dari seluruh dunia dapat lebih banyak mempelajari fenomena alam dahsyat yang sudah memorakporandakan kehidupan lebih dari 100.000 orang di Jawa Timur itu.
Prof Amanda Clarke mengatakan, bencana lumpur Sidoarjo pasti akan terjadi dengan atau tanpa kesalahan dari PT Lapindo Brantas. Hal itu memperkuat pernyataan Prof Jonathan Fink sebelumnya bahwa materi lumpur itu sudah ada di bawah bumi tersimpan dalam ratusan tahun dan senantiasa akan keluar cepat atau lambat dengan sebuah kejadian yang akan menjadi pemicunya.
"Lumpur itu menyembur karena ada pemicunya. Kami yakin, pemicunya berkaitan dengan gempa Yogya yang terjadi dua hari sebelum lumpur itu menyembur. Menurut saya, saat ini tidak perlu kita mencari siapa yang bersalah atas lumpur itu. Yang diperlukan sekarang adalah mari kita belajar tentang lumpur Sidoarjo. Mempelajari gejala alam itu pasti akan mengajari kita bagaimana mengatur hidup bersama dengan bencana. Dengan mempelajari lumpur Sidoarjo, banyak yang bisa dipetik. Yang pasti, bencana alam itu dapat mendekatkan Indonesia dengan pelajar-pelajar dari seluruh dunia yang ingin mengetahui secara dekat. Bukan tidak mungkin dapat dilakukan kerja sama antara pakar Amerika dan Indonesia untuk mendidik pelajar Amerika yang ingin belajar tentang lumpur vulkanik," kata Amanda, yang merupakan peneliti gejala alam yang berhubungan dengan erupsi ledakan vulkanik.
Adriano Mazzini menambahkan, gempa Yogya memicu kegiatan magmatik di lokasi Pulau Jawa. Gempa itu bahkan menghidupkan kembali kegiatan gunung berapi Semeru. Dari beberapa penelitiannya, fenomena lumpur vulkanik seperti di Sidoarjo ternyata bukan yang pertama kali terjadi di Jawa Timur.
"Gempa memunculkan reaksi terhadap kegiatan magmatik. Kami meyakini, ada kaitan akibat gempa Yogya dengan Gunung Semeru dan Lumpur Sidoarjo. Hal ini memang agak sulit dipahami oleh masyarakat awam. Namun, dari pandangan ahli geologi, hal ini sangat memungkinkan. Memang diperlukan penelitian yang lebih dalam dan lebih lama untuk mengetahui penyebab kejadian itu," kata Adriano, yang sudah empat kali mengunjungi Indonesia untuk meneliti lumpur Sidoarjo.
Menurut Profesor Ross Griffiths, dari sisi lain, peristiwa lumpur Sidoarjo merupakan sebuah anugrah luar biasa buat kemajuan ilmu pengetahuan di masa mendatang. Kejadian Sidoarjo, yang sudah berlangsung hampir empat tahun, merupakan fenomena yang sangat jarang terjadi.
"Lumpur Sidoarjo itu tantangan buat kami yang berkutat pada ilmu geologi untuk mempelajarinya. Selama ini geolog lebih banyak mempelajari fenomena vulkanik dari gunung berapi, sementara lupur Sidoarjo juga merupakan materi vulkanik, tetapi yang tidak berkaitan dengan gunung berapi. Ini sangat menarik untuk diteliti," ujar Ross.
Perlakukan alam dengan baik
Dari pemutaran film dokumenter lumpur Sidoarjo, salah seorang pengunjung Victor Akhmetteeh Djamirze, seorang ahli teknologi dari Kavkaz, Rusia, mengaku takjub dengan gejala alam yang sangat luar biasa seperti yang terjadi di Sidoarjo. Viktor mengatakan, kejadian itu semakin menunjukkan, semestinya manusia memperlakukan alam dengan baik dan tidak pernah menyakiti.
"Nenek saya berpesan agar memperlakukan alam dengan baik. Dia mengatakan, perlakukan alam sebagai perempuan yang ingin kamu pilih sebagai istri. Kamu harus menjaganya dari ujung kaki sampai ujung rambut. Kita juga harus memeliharanya dengan baik agar dia dapat memberikan hal yang baik buat kita dalam hidup ini. Untuk mengeksploitasi alam diperlukan perlakuan yang sama, perlakukan dengan lembut dan kasih sayang," ujar Viktor.
Chris Fong, Produser Eksekutif film Mud Max, menyatakan, kehadirannya di Sidoarjo awalnya sebenarnya tidak ditujukan secara khusus untuk pembuatan film dokumenter. Ketika itu, pada tahun 2007, Chris bekerja atas permintaan perusahaan perbankan asing yang ingin mengetahui kondisi menyeluruh dari musibah Sidoarjo.
"Kalaupun sekarang ini telah lahir sebuah film dokumenter Mud Max, hal ini lebih merupakan sebuah karya dari peristiwa alam untuk disaksikan oleh semua orang dari seluruh dunia untuk dapat mengetahui fenomena alam di Indonesia. Namun, di balik semua ini, kami tidak memungkiri ada tujuan komersial. Beberapa broadcast sudah menyatakan berminat untuk membeli film ini. Kami bahkan sedang berhubungan dengan National Geografic untuk proses penjualan film ini," kata Chris.
Read More >>

Minggu, 14 Februari 2010

Perairan Probolinggo termasuk satu dari 10 negara di dunia yang setiap tahun disinggahi Hiu Tutul

Setiap tahun, sejumlah hiu tutul atau Rhincodon typus tampak di perairan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Fenomena ini menarik karena kemunculan satwa laut yang langka itu selalu terjadi selama Januari-Maret.

Indonesia, dalam hal ini perairan Probolinggo, termasuk satu dari sekitar 10 negara di dunia yang setiap tahun dijadikan persinggahan.

Tahun ini, sejumlah hiu tutul tampak berenang sampai ke permukaan air di perairan laut Kabupaten Probolinggo. Para nelayan acap kali melihatnya.

Ecocean, organisasi nirlaba yang fokus pada penelitian dan kampanye penyelamatan hiu tutul (whale shark), tertarik mendokumentasikan fenomena ini. Organisasi yang berkantor pusat di Perth, Australia, tersebut mengirim seorang peneliti guna mendokumentasikan dan meneliti hiu tutul sejak Rabu (9/2).

”Indonesia, dalam hal ini perairan Probolinggo, termasuk satu dari sekitar 10 negara di dunia yang setiap tahun dijadikan persinggahan. Yang menarik, di sini periodenya setiap tahun tetap. Di tempat lain, periodenya tidak tentu,” kata Darcy Bradley, peneliti Ecocean saat ditemui seusai mengambil gambar hiu tutul.

Di perairan milik sekitar 100 negara, hiu tutul pernah menampakkan diri. Sebagian besar kemunculan ikan yang panjangnya bisa sampai 12 meter serta berat 21 ton itu sifatnya acak. Selain di Probolinggo, hiu tutul mampir, di antaranya, di Ningaloo (Australia), Donsol (Filipina), Isla Mujeres (Meksiko), Mozambik, dan Kepulauan Maladewa.

Menurut Darcy, hiu itu datang untuk mencari plankton. Belum diketahui dari perairan mana asal hiu itu. Adapun habitat hidupnya diperkirakan di perairan tropis.

Hiu tutul adalah satwa langka yang belum banyak diteliti sehingga pengetahuan tentang satwa itu masih minim. Makanan pokok hiu tutul adalah plankton. Keberadaan hiu tutul menjadi penting karena bisa menjadi indikator kualitas ekosistem laut.

Dalam laporan International Union for Conservation of Nature (IUCN), hiu tutul masuk dalam daftar merah. Satwa yang umurnya bisa mencapai 70 tahun itu rawan punah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyatakan, fenomena hiu tutul di perairan Kabupaten Probolinggo akan dimanfaatkan sebagai ekowisata. Probolinggo memiliki Pantai Bentar yang bisa dijadikan gerbang masuk wisatawan.

”Tentu saja, pemerintah daerah akan ikut menjaga kelestarian hiu tutul. Di kalangan masyarakat nelayan setempat pun, hiu tutul dipercaya sebagai tanda banyaknya ikan-ikan kecil sehingga selama ini tidak pernah ada perburuan hiu tutul oleh warga lokal,” kata Tutug.
Read More >>

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Konferensi Harimau

Indonesia dinilai gencar menggalakkan berbagai sosialisasi dan aksi melindungi keanekaragaman hayati di Indonesia. Terkait dengan itu, Bank Dunia kemudian mengusulkan Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri atau Asian Ministerial Conference (AMC) untuk konservasi harimau yang akan digelar beberapa waktu mendatang.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan Darori, saat konferensi pers peluncuran kampanye "The Year of Tiger 2010" di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (12/2/2010).

"Upaya pemerintah melindungi keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya harimau, juga mendapat pengakuan oleh negara-negara lain. Dalam pertemuan pertama tingkat menteri Asia untuk konservasi harimau di Bangkok pada bulan Januari lalu, kita telah diusulkan oleh World Bank untuk menjadi tuan rumah pertemuan tingkat menteri berikutnya sebelum pertemuan Tiger Summit di Vladivostoc, Rusia," paparnya.

Setelah AMC digelar di Indonesia nanti, ada pula pertemuan Tiger Summit yang akan digelar di Vladivostoc, Rusia. Dalam pertemuan tersebut, presiden dari beberapa negara pemilik konservasi harimau akan hadir dan bertukar pendapat soal pelestarian alam dan ekosistem harimau. Salah satunya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Read More >>